Melia Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:
a. Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
b. Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan
pada kepala
c. Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi
bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
d. Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
e. Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi
tubuh
f. Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak
dan perbaikan fungsi paru-paru
g. Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
h. Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
i. Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
j. Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
k. Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan
zat-zat dalam pembuluh darah
Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.
MELIA Propolis diperoleh dari sarang lebah budidaya Brazil, yang terkenal mengandung “bioflavonoid” terkaya di dunia. Sarang lebah dikikis dengan perlatan khusus kemudian dipanaskan pada suhu 600C – 700C untuk mencairkan prololisnya. Cairan propolis mentah kemudian disaring untuk membebaskannya dari lilin (bee wax) dan resin, sehingga mudah larut dalam air. Melia Propolis tidak mengandung lilin dan resin sehingga relatif lebih aman untuk ginjal dan organ-organ lain, jika dibandingkan dengan propolis lain.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar